Pengenalan Tentang Kacamata Minus Untuk Kesehatan Mata

Pengenalan Tentang Kacamata Minus Untuk Kesehatan Mata
Bagi Anda yang memiliki sedikit mata, sepertinya kacamata minus akan menjadi teman setia dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, keseharian Anda dengan kacamata ini melebihi durasi perjumpaan Anda dengan pacar, atau teman. Hehe … Jika kamu punya ini, pastinya tidak mau, saat ‘teman kesetiaanmu’ terlihat biasa-biasa saja?

Mata yang kurang atau berpikiran maju memiliki istilah medis rabun. Kondisi ini menyebabkan masalah saat melihat objek dari jarak jauh.

Cahaya yang dipantulkan dari benda masuk ke mata melalui kornea, kemudian dipusatkan oleh lensa mata ke retina. Pada mata normal, lensa mata dan kornea membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek difokuskan tepat pada retina. Sementara di mata yang kurang, cahaya masuk tidak fokus pada retina, tapi jauh di depannya. Hal ini bisa disebabkan oleh kornea yang terlalu cembung atau panjang bola mata terlalu besar. Jadi jika Anda memiliki mata negatif, saat melihat objek dari jarak jauh, objek akan berada di luar fokus.
Tingkat keparahan mata negatif ditunjukkan oleh ukuran diopeng (D). Atas dasar gravitasi, mata kurang tiga bagian, yaitu miopia rendah (kurang minus 0.5D sampai 3D), medium (kurang 3D sampai 6D), dan berat (lebih dari 6D).

Gejala mata minus
Amati beberapa gejala mata di bawah ini. Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, Anda mungkin perlu menemui dokter Anda.

Kesulitan melihat hal-hal jarak jauh namun jelas saat melihat jarak dekat
Sempit mata Anda saat melihat sesuatu
Kesulitan melihat saat mengendarai kendaraan
Perlu duduk di dekat papan tulis (miopia pada anak-anak) untuk melihat dengan jelas
Bila Anda menonton televisi seharusnya hampir terlihat jelas
Mata terasa tegang
Mata lelah
Sakit kepala
Sering digosok mata
Mata biasanya berkedip
Kapan memulai skrining mata?
Seiring bertambahnya usia, ketajaman matamu akan berkurang. Jika Anda mengalami gejala di atas, atau memiliki kemungkinan mengalami kerusakan mata, sebaiknya periksa mata Anda.

Jika tidak ada keluhan penglihatan, orang dewasa masih dianjurkan untuk pemeriksaan mata rutin sejak usia 40 tahun. Pada usia 40 sampai 54, pemeriksaan mata bisa dilakukan setiap dua sampai empat tahun. Pada usia 55 – 64 tahun, masing-masing sampai tiga tahun. Dan pada usia 65 tahun ke atas, ujian bisa dilakukan setiap satu atau dua tahun sekali.

Pada anak-anak, ada baiknya untuk mulai menjalani pemeriksaan mata sebelum sekolah. Pada saat memasuki sekolah, melakukan rutinitas setiap satu atau dua tahun.

Terapi mata kurang

Jika mata Anda sudah mengalami gangguan mata lebih sedikit, maka Anda bisa melakukan beberapa terapi seperti memakai kacamata atau lensa kontak. Kacamata minus adalah salah satu cara termudah dan teraman untuk mengoreksi mata negatif. Namun, dalam kacamata minus yang kurang berat, pemandangan di tepi distorsi penglihatan bisa terjadi. Lensa kontak tidak memiliki kekurangan ini, namun pengelola relatif lebih rumit daripada kacamata.

Bagi Anda yang menginginkan koreksi mata permanen, Anda bisa memilih jalur operasi. Beberapa pilihan yang bisa dilakukan operasi seperti operasi LASIK, LASEK surgery, dan (PRK). Selain itu, untuk pasien dengan mata sedang hingga berat, implan lensa intraokular (IOL) bisa menjadi pilihan.

Operasi yang tepat, terapi okular yang kurang melalui pembedahan juga memiliki efek samping atau komplikasi yang bisa terjadi. Antara lain, mata kering, infeksi, dan jaringan parut pada kornea.

Minus komplikasi mata

Kerusakan mata bisa mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup. Jika Anda memaksa mengemudi dalam kondisi kurang mata tanpa menggunakan kacamata, pasti akan membahayakan keselamatan Anda.

Memaksa tampilan dengan kondisi mata yang kurang juga bisa membuat mata Anda tegang karena terpaksa melihat atau fokus pada objek. Kondisi ini juga bisa menyebabkan sakit kepala.

Mata minus yang berat akan meningkatkan risiko penyakit mata serius, termasuk detasemen retina (ablasi retina). Glaukoma dan katarak juga bisa terjadi.

Bagaimana menjaga kesehatan mata
Mata yang kurang tidak bisa dicegah, namun perkembangannya mungkin lebih lambat. Jaga kesehatan mata Anda dengan menggunakan kacamata minus dan melakukan hal berikut:

Makanlah makanan yang sehat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa mengonsumsi makanan sehat bisa menjaga organ tubuh tetap sehat, termasuk mata. Mulailah mengalikan konsumsi buah dan sayuran. Selain wortel, kuning telur dan susu juga banyak mengandung vitamin A yang berguna untuk kesehatan mata. Kaya ikan seperti tuna, salmon dan makarel, juga bagus untuk kesehatan tikar
Hindari rokok. Merokok tidak baik untuk kesehatan dan juga dapat mempengaruhi kesehatan mata.
Kenakan kacamata hitam dengan perlindungan UV.