Biodata Singkat dan Gaya Pemikiran Cak Nun

Banyak orang yang mungkin mengenal Cak Nun sebagai budayawan yang kapabilitasnya sudah tak lagi diragukan. Namun tidak semua orang yang tahu Teks Biografi Cak Nun dan mengenal betul siapa dia sebenarnya.

Bahkan, banyak juga dari penggemarnya yang tidak tahu siapa nama lengkap dari Cak Nun ini. Budayawan yang memiliki nama lengkap Muhammad Ainun Nadjib ini lebih dikenal orang dengan nama Emha Ainun Nadjib.

Ia lahir di Jombang pada hari Rabu, 27 Mei 1953. Cak Nun menjadi putra keempat dari 15 bersaudara. Orangtuanya bernama MA Lathif yang merupakan seorang petani, budayawan kondang ini ternyata lahir dan besar dari keluarga seorang petani. Cak Nun adalah salah satu cendekiawan Muslim yang sangat gigih dalam memperjuangkan unsur-unsur budaya di seluruh pelosok nusantara. Riwayat pendidikannya dalam biografi Cak Nun, diawali dari Sekolah Dasar di Jombang hingga tahun 1965, lalu melanjutkan ke SMP dan SMA Muhammadiyah, Yogyakarta sampai tahun 1971.

Cak Nun pernah mondok di salah satu Pesantren Gontor Modern namun ia tidak merasa betah lantaran pribadinya merasa tidak cocok dengan sistem yang diterimanya di pondok. Cak Nun juga pernah menempuh pendidikan di UGM, namun cuma sampai 1 semester. Dirinya pun lebih menggemari belajar satra pada guru yang sangat dikaguminya saat muda, yaitu Umbu Landu Paranggi yang merupakan seorang sufi. Cak Nun dikaruniai 5 orang anak dari dua istri. Dari istri pertama yang bernama Suryaningsih, ia dikaruniai seorang putra dengan nama Sabrang Mowo Damar Panuluh. Tapi lalu bercerai dikarenakan demi kebaikan bersama.

Kemudian Ia menikah lagi dengan Novia dan kemudian dikaruniai 4 orang anak yang masing-masing diberi nama Ainayya Al-Fatihah, Aqiela Haya, Jembar Aunillah, serta Anayallah Mayesha. Dari kesemua nama yang ia berikan kepada anaknya, menandakan bahwa biodata Cak Nun ini memang seorang budayawan yang juga Islami.