Aneka Pilihan Pintu Gebyok Bali

Aneka Pilihan Pintu Gebyok Bali

Bali merupakan provinsi di Indonesia yang tidak hanya terkenal dengan obyek wisatanya saja. Pulau yang mendapat julukan pulau Dewata ini juga merupakan kota budaya yang menghasilkan beragam jenis hasil kebudayaan. Salah satunya adalah pintu gebyok bali. Pintu yang sering diterapkan pada rumah-rumah yang ada di Bali ini pada umumnya dibuat oleh para seniman ukir Bali dengan proses pengerjaan yang cermat dan hati-hati.

Sesuai namanya, pintu gebyok dari Bali juga memiliki karakteristik tersendiri yang khas. Salah satunya adalah dari segi motif. Hiasan ukiran yang berada di seluruh bagian pintu menggunakan motif khas Bali yang merupakan adaptasi dari ragam motif Majapahit dan Pajajaran. Motif tersebut agak berbeda dibandingkan dengan motif pada pintu gebyok yang berasal dari Jawa. Perbedaan tersebut terlihat pada angkup dan sunggarnya. Angkup pada motif ukir Bali memiliki bentuk yang hampir sama seperti motif Pajajaran yang cembung. Sementara itu, pada daun sunggarnya, sunggar motif Bali atau yang disebut dengan rekalsitran memiliki ulir yang tumbuh pada sisi dalam daun.

 

Pada dasarnya, pintu gebyok memiliki susunan yang tinggi dan lebar. Karena itu, banyak orang yang menyebut jenis pintu bernuansa etnik ini sebagai pintu gapura pada hunian. Nyatanya, model pintu ini juga memiliki fungsi yang hampir sama seperti gapura, yaitu sebagai penanda awal masuk ke suatu tempat. Untuk ukuran gebyok yang besar, harga yang ditetapkan oleh penjual umumnya lebih mahal dibandingkan dengan gebyok berukuran lebih kecil. Selain itu, Anda juga bisa memilih warna dan finishing yang diterapkan pada pintu. Dibandingkan dengan produk gebyok Jawa, produk gebyok Bali umumnya memiliki variasi warna yang lebih beragam.

 

Bagi Anda yang ingin memperkuat kesan etnik pada rumah hunian modern, menambahkan pintu gebyok yang khas seperti gebyok Bali pantas untuk dicoba. Namun, jika Anda menginginkan rumah bernuansa tradisional, rumah pintu gebyok yang penuh dengan unsur klasik tradisional bisa menjadi alternatif pilihan. Jadi, tipe gebyok manakah yang lebih Anda pilih untuk hunian klasik ataupun modern?