Category: Masjid

Tips Mencari Harga Karpet Masjid Cirebon

Tips Mencari Harga Karpet Masjid Cirebon

Cirebon adalah salah satu kota terbesar di Provinsi Jawa Barat. Kota ini mendapat julukan akrab dengan sapaan kota udang. Sama seperti dengan kota kota yang lain di lokasi Jawa Barat, masyarakat di kota ini sebagian besar beragama islam. Dengan banyakanya masyarakat kota cirebon yang sebagian besar agama islam, pasti jumlah masjid/musholla  juga sangat banyak. Tentunya banyak orang yang mencari Harga karpet masjid Cirebon untuk menunjang ibadah umat muslim di sana, tentunya dnega harga yang cukup terjangkau.

Dalam memilih karpet tentunya harga yang paling dinomorsatukan terutama untuk tempat-tempat yang digunakan oleh semua orang ini dan tidak ada upaya untuk mencari keuntungan tetapi murni untuk memfasilitasi seluruh umat islam. Jadi masyarakat  akan sangat membutuhkan referensi Harga karpet masjid Cirebon mengingat ini merupakan salah satu kebutuhandari suatu masjid. Saat ini, hampir keseluruhan masjid menggunakan karpet sebagai alas untuk beribadah dikarenakan akan lebih praktis.

Kota Cirebon sendiri tentunya bukanlah kota yang kecil di Jawa Barat, kita bisa berkeliling untuk mencari beberapa opsi Harga karpet masjid Cirebon disesuaikan dengan anggaran yang kita miliki. Pastikan kita juga memperhatikan kualitas bahan karpet yang ditawarkan. Jika menemukan karpet masjid dengan harga murah namun memiliki bahan yang sangat baik di salah satu toko yang dikunjungi, maka hal ini patut kita curiga ada apa dengan karpet tersebut. Kita perlu waspada dalam pemilihan karpet, jika menemukan hal seperti ini kita harus memastikan kondisi dari karpet ini dalam keadaan baik. Kita juga harus memastikan kondisi benangnya baru dan masih tertata dengan rapi.

Untuk mendapatkan Harga karpet masjid Cirebon yang bervariasi selain dnegan mendatangi satu per satu toko, kita bisa menggunakan kemampuan kita dalam berelasi. Hal ini bisa menjadi salah satu langkah untuk menghemat biaya terutama dalam hal transportasi yang kita gunakan. Jadi kita bisa bertanya pada teman atau pengurus masjid lainya, dimana tempat membeli karpet sebelumnya dan bagaimana pelayanan toko tersebut. Selamat mencari!

4 Tips Merawat Karpet Masjid

Karpet masjid dari segi memang sangat krusial, selain sebagai menambah nilai estetika juga untuk ibadah bagi umat muslim. Apalagi jika materialnya tebal dan motifnya klasik dengan warna-warna elegan, dingin dan empuk. Siapa saja pasti akan merasa nyaman jika beribadah maupun berada didalamnya. Karpet yang bagus kualitasnya akan tahan hingga belasan bahkan puluhan tahun lamanya, asalkan dengan penggunaan yang sewajarnya, cara mencuci dan perawatan yang benar.

Cara mencuci dan merawat karpet sadjadah masjid itu tidah mudah karena cara yang salah akan membuat karpet sadjadah masjid anda mudah luntur warnanya serta udah tipis helai benangnya. Lalu bagaimana tips merawat karpet masjid :

  1. Tidak Membawa Makanan Kedalam Masjid

Sebaiknya tidak membawa makanan basah ke atas area karpet seperti kopi atau minuman lainnya. Bila karpet terkena tumpahan kopi maka langkah pertama yang harus dilakukan yaitu membersihkannya dengan handuk basah yang telah diperas, kemudian diusap dan ditekan-tekan hingga kopi tersebut terserap. Lalu biarkan kering kemudian divacuum cleaner untuk mengangkat ampas kopi yang tersisa.

  1. Rutin Dibersihkan Dengan Vacuum Cleaner

Karpet sebaiknya dibersihkan dengan vacuum clener 2 kali seminggu. Pastikan bahwa vacuum cleaner hanya digunakan untuk membersihkan karpet sadjadah saja. Jangan digunakan untuk area yang permukaannya keras, karenan vacuum cleaner yang bergesekan dengan lantai kasar akan aus dan bila itu membekas pada karpet akan sulit di bersihkan.

  1. Hindarkan Dari Suhu Lembab

Hindarkan karpet dari suhu lembab karena akan menyebabkan jamur dan bau tidak enak. Ini sering terjadi di pintu masuk akibat kaki yang belum kering betul. Cara menyikapinya adalah area dari tempat wudhu hingga ke masjid rubber atau karpet bihun kemudian atasnya dilapisi dengan handuk.Tujuannya untuk memastikan bahwa kaki tersebut kering saat akan masuk ke masjid.

  1. Hindari Gesekan Dengan Benda Keras

Bila mungkin diatas karpet terdapat mimbar atau kursi maka memindahkannya dengan cara diangkat. Karena bila diseret akan beresiko meninggalkan bekas di karpet.

Jalan – Jalan Ke Masjid di Malang

Jalan – Jalan Ke Masjid di Malang

Jalan - Jalan Ke Masjid di Malang

Pada akhir pekan memang paling asyik ketika menikmatinya bersama keluarga besar, bersama anak dan istri serta keluarga. Apalagi, menikmatinya di Malang yang penuh dengan pesona wisata alam yang sangat menggiurkan. Selain itu, akan banyak kita temukan Masjid yang berdiri disepanjang jalan kita mengelilingi Malang, Kota Batu dan Kota Malang.

Membicarakan Malang memang tidak aka nada habisnya, jika dihitung lebih dari seratus tempat wisata yang ada di Kota Malang, Kabupaten Malang maupun Kota batu. Mulai dari Pantai Balai Kambang, Jatim Park 2, Hawai Waterpark, Taman selecta, Pemandian air hangat, alun-alun Kota Batu, Batu Wonderland, Pantai Ngliyep, Patai Tiga warna dan masih banyak lagi. Semua ini tidak akan mungkin selesai dikunjungi hanya dalam satu hari saja.

Seperti kisah yang diceritakan Bapak Sulaiaman tetangga yang rumahnya tidak jauh dari Masjid Desa kami. Dalam, perkumpulan masyarakat Masjid pada waktu itu, Bapak Sulaiman membicarakan keinginannya itu, dan bertanya-tanya kira-kira apa yang bisa dikunjungi sampai pada lebih baik mengunjungi taman wisata yang mana. Karena pilihan yang banyak kita yang pada saat itu memang sedang duduk-duduk santai di teras Masjid juga ikut bingung.

Setelah lama kami berbincang, santapan kita akhirnya datang juga penjual nasi goreng yang memang sudah ditunggu sejak lama. Para perutpun sudah mulai kelaparan karena Pak Man begitu kami memanggil penjual nasi goreng itu biasanya pukul 20.00 wib sudah datang harus menunggu lama sekali. Katanya sih lagi banyak yang beli tadi, gitu kata Pak Man. Ya memang sih dimalam yang dingin seperti ini perut mudah sekali kelaparan.

Sampai perut kita kenyang ternyata belum juga bisa memberikan solusi atas kegalauan dari Pak Sulaiman tadi. Mau bagaimana lagi kita juga bingung belum, kalau bisa sebenarnya sudah kita sarankan untuk semuanya saja didatangi. Terlebih jika semua satu desa di ajak untuk ikut jalan-jalan di Malang, agar nantinya jadi tambah lebih seru lagi jika banyak yang ikut.

Kontraktor Kubah Masjid di Tanjung Selor Kalimantan Utara

Kontraktor Kubah Masjid di Tanjung Selor Kalimantan Utara

Kontraktor Kubah Masjid di Tanjung Selor Kalimantan Utara

Di sudut jalan tepat di pertigaan terlihat seorang yang sedang berdiri dibawah lampu penerangan jalan. Seorang yang memiliki tubuh berperawakan sedikit kurus dan tinggi sekitar seratus enam puluh lima sentimeter berdiri tegak. Seakan-akan dia sedang mencari sesuatu di tempat tersebut. Dirinya memakai topi bundar. Dengan rasa penasaran saya mendekatinya, ternyata dia membawa sebuah buku. Setelah saya tanya buku tersebut ada tulisan belajar menjadi kontraktor kubah masjid di Tanjung Selor. Banyak orang berlalu lalang disampingnya yang melihat orang tersebut. Meskipun berpakaian memakai kaos oblong warna biru tua dan memakai celana jens panjang dengan membawa jaket tebal yang disampirkan di tangan kanannya sambil membawa bukunya. Pria itu juga memakai sepatu pantovel berwarna hitam.

Dengan sedikit rasa takut, saya memberanikan diri bertanya akan kemana dirinya. Setelah saya tanya ternyata dia mencari warung kopi yang diingatnya berada di sudut jalan tersebut. Dengan cepat saya mengerti maksud dari pria tersebut. Memang dahulu ada sebuah warung di sudut jalan situ. Warung tersebut sering di kenal dengan warung mbok pengkolan. Karena tempatnya yang berada di pertigaan jalan dan yang menjual adalah seorang perempuan separuh baya. Penjual warung itu juga kalau jualan menggunakan baju seperti kebayak dan menggunakan jarik serta rambutnya di kuncir satu di belakang. Warung tersebut menjual berbagai macam minuman hangat dan dingin. Namun, warung ini sekarang sudah tidak ada lagi karena mbok pengkolan ini sudah tua dan tidak sanggup berjualan lagi. Mbok pengkolan ini di bawa kerumah anaknya seorang kontraktor kubah masjid karena sakit kencing manis dan tidak bisa berjalan. Akhirnya warung tersebut reyot dan sekarang sudah dibersihkan oleh yang punya tanah. Dahulu mbok pengkolan ini rumahnya dekat dengan rumah saya sekitar satu setengah kilo meter saja. Walhasil rumah tersebut sudah sekitar enam bulan kemarin terjual. Pembelinya juga teman dari anaknya yang bekerja sebagai kontraktor kubah masjid tersebut.

Pria ini serontak menanyakan dimana rumah dari anak mbok pengkolan itu. Pria itu mengaku sebelum ia menjadi seorang kontraktor kubah masjid di Tanjung Selor, setiap kali melewati jalan ini dia mampir ke warung mbok pengkolan ini. Saat itu dia masih bekerja sebagai kuli bangunan dengan gaji yang pas buat makan dan kontrak sekamar rumah untunya dia bermalam. Dia mampir ke warung tersebut mengaku hampir setiap hari karena dia mengutang kopi di mbok pengkolan ini. Setelah saya menjadi seperti saat ini pria ini ingin menyaur hutang yang entah berapa puluh juta jika di kruskan dengan uang. Dari cerita ini saya mengerti maksud dari pria yang sedang mencari mbok pengkolan ini. setelah saya memberi tahu kalau anaknya bernama Saidah seorang kontraktor kubah masjid juga. Pria ini langsung teringat temannya dan meninggalkan desa saya.